Sabtu, 26 Maret 2011

Bias

Kata-katamu terlalu indah untuk jadi nyata,
Hanya bias,.
yang terlintas dalam repihan angan,
sejenak tergambar, kemudian.. samar.

26032011, 18.34.


Murottal

Murottal Abu Bakr Ash-Shatiri
(Al Baqarah, Al Insaan, Maryaam, Yaasiin, As-Sajdah, Ar-rahmaan, etc..)
==> Download <==

Jumat, 25 Maret 2011

Cahaya-Mu

Cahaya-Mu menerangi hati yang gelap,
terangi kesepianku.
Cahaya-Mu menerangi dalam gelap,
terangi kehidupanku.

Cahaya-Mu bagai seseorang yang mendukungku,
dan tak pernah berhenti menyala.
hadir ke sosok diri yang tengah bertahan,
terangi jiwa yang sedang melayang.

Api berkobar bagai hati yang tak tenang
Api yang tenang bagai perasaan yang tak tergoyahkan
kau dapat menyala oleh sebatang lilin,
lilin kecil yang mampu menerangi kehidupan

Cahaya-Mu adalah kehidupan,
yang akan s'lalu menerangi
dalam setiap isak tangis, juga tawa.
bayanganmu,. adalah hidupku.

[VEL*Panda*, 3 des 2009]

Indescribable

Aku sayang kamu..
Hanya saja Tuhan "mungkin" 
tak memperkenankan kita untuk bersatu.

Maka biarlah ku ukir seluruh getaran rasa
dalam setiap untaian kata yang tersurat,
tanpa harus terucap.

Mewakili kedalaman hati,
yang ku tau pasti kau akan mengerti. 

25032011, 18.25

Kamis, 24 Maret 2011

Ruang tak Berjendela

bernyanyilah untukku,
kala ku lemah tak berdaya
senandungkan untukku gita
ketika ku hirup pengap udara
di ruang gelap tak berjendela

aku meradang.. engkau berdendang
engkau gemilang.. akulah si malang.

satu bait lagi, temani aku dalam sunyi
sebelum pagi usaikan malam
mentari datang menjemput bintang
bernyanyilah..
dan biarkan suaranya bergema,
di ruang gelap tak berjendela.

24032011, 17.30

Donglot koleksi album Mp3

Rage Against The Machine - Selftitled 1992 ( ziddu )
( Bombtrack, Killing in the name of, Take the power back, settle for nothin', etc... )
==> Download <==
MYMP - Kompilasi Sendiri :D ( Ziddu )
( Nothing gonna stop us now, Tell me where it hurts, eternal flame, etc..)
==> Download <==

'Met milad Ron.. HBD :-)

Terima kasih Rabb,.
Untuk waktu dan segala kesempatan yang mungkin telah hamba sia-siakan, dan untuk hidup yang belum hamba temukan. Maafkan dan ampunilah dosa-dosa yang telah hamba lakukan, maafkanlah segala kesombongan, kesalahan, yang datang dari ketidak-tahuan dan kebodohan hamba. Hamba hanyalah makhluk-Mu yang lemah, yang tiada daya dan upaya, kecuali dengan kehendak dan pertolongan-Mu.

Rabu, 23 Maret 2011

H -1

Pejamkan,
Rasakan,
Endapkan,
menyitir sunyi,
diantara keramaian..
samar.
Aku bulan, bukan bintang..
terangku dalam sendiri,
dalam sepi.
berlalulah masa,
titipkan hatiku untuk dia.
dan ketika ku redup,
temui aku, disana.
*****
Ratapi
*****

23032011, 17.23.

Selasa, 22 Maret 2011

H -2

Menjelang pagi,. disematkan'nya mimpi,
di selasar do'a tiga kepala.
menjejak angan dalam buaian,
tak tentu arah, tak tentu tujuan.

kemanakah lentera, penerang jiwa,
yang s'lalu ia panggil dalam khusu' nya do'a,
demi sempurnanya makna "hamba".
masih tertahankah dalam "Tangan-Nya"?

Ia semakin tertunduk, menggerung takluk..
dalam ketidakmampuan hati, akal dan diri
mencermati biasnya harapan, dan semu'nya angan.
"Aku ingin pulang.." Desahnya lirih.

22032011, 2.32

Senin, 21 Maret 2011

H -3

Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
karena luka telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan. 
kau telah menjadi racun bagi darahku.
Dan apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti aku,.
tungku..  tanpa api.

[Rendra, Kangen]

*****************
Rabb..
aku sudah tak tau lagi apa yang harus aku katakan..
namun jika aku diam, Engkau pun diam..
Ampunilah..
*****************
Begitu banyak yang ingin ku katakan,
begitu banyak yang ingin ku ungkapkan,
namun semuanya tersedak,
tertegun dalam diam.. nanar.

 21032011, 01.18

Minggu, 20 Maret 2011

ngelantur_2011@tolol.co.id

"Ah, sudahlah.. sampai sobek mulutmu berbicara,
keadaan tetap takkan berubah.." 
"Hehe.. kau pikir, merubah keadaan itu semudah
dan segampang seperti apa yang ada dalam tempurung kepalamu..??"
"Orang lain pun banyak yang seperti lu, berkoar-koar tentang perubahan, kenyataan'nya..? gini-gini aja kan..?? "
"Merubah sesuatu itu makan waktu yang 'ga sebentar, prosesnya lama.. apalagi dengan keadaan yg sudah carut-marut seperti ini.."
"Bagh.. Perubahan, apanya yang berubah.. ga ada yang berubah,
kecuali perut mereka saja yang semakin buncit dan membesar.."
"Kau lihat negara berantah, perhatikan kehidupan disana..
kita masih jauh lebih baik dibanding mereka bung.."
"Jalani saja hidup dengan sebaik-baiknya,
kita hidup di dunia cuma sementara.. perbanyaklah berdo'a"
**

Hafalan Shalat Delisa

Buat yang suka dan minat baca² novel..

Hafalan Shalat Delisa - Tere Liye



Bidadari-bidadari Surga - Tere Liye



Selamat menikmati :)
Novel² lainnya bisa di unduh dibawah ini


Sementara segitu dulu, yang lainnya Insya Allah menyusul.. kalo mood aplod'y :D

3 Hati 2 Dunia 1 Cinta

Film ini bisa dikatakan sebagai versi paling ringan dari kisah cinta beda agama yang dibawakan dengan apik oleh Reza Rahadian, Laura Basuki, dan Arumi Bachsin. Dialog-dialognya santai, tapi tetap serius ketika dituntut demikian.
Yang membedakan, film ini menunjukkan faktor lain yang harus dipertimbangkan di luar perasaan cinta mereka saja -- yaitu keluarga dan kesiapan psikologis diri mereka sendiri. Pesannya terlihat, tapi tidak terkesan menasehati.
Selain itu, film ini juga kental akan sastra dan budaya. Dihiasi barisan puisi cinta alm. WS Rendra yang memperindah suasana, Reza Rahadian sebagai Rosyid pun membawakannya dengan penghayatan yang cukup mendalam, sehingga mungkin akan membangkitkan jiwa puitis para penonton.


yang berminat dan suka sama film'y silahkan..

Download

Formatnya dah ane convert ke MP4 (untuk hp, iphone, bb, or semacemnya)
MPEG'y menyusul lewat Rapid.. jaringan inet lagi busuk soalnya :D

Untitled.

Kawan.. apa sebenarnya yang terjadi di tanah ini?
di tanah bergelar zamrud khatulistiwa, *katanya
Kenapa aku melihat begitu banyak ketimpangan,
perbedaan, dan kesenjangan yang begitu mencolok mata.
apa sebenarnya yang terjadi?
Apakah nafsu lebih berkuasa dan mendominasi?
Kekuasaan, harta, gelar, jabatan..
Kenapa tidak membuat langit dan bumi menjadi sedikit lebih bersahabat?
Kenapa pergerakan hidup membuat pemahaman menjadi semakin dangkal.
dibenturkan dengan keadaan yang selalu itu-itu juga.
Status Quo.
lalu apa gunanya lembaga-lembaga?
yang bisa mencetak dua, tiga, atau empat hurup kebanggaan mereka.
mereka deretkan didepan, dibelakang, diatas dan dibawah nama mereka.. *jika perlu
apakah hanya untuk terjerat di keadaan yang selalu itu-itu juga?
Status Quo.
Kulihat Pak Dirman tertunduk, raut mukanya gelap redup..
kepedihan tersirat, tubuhnya semakin kering, 
dibalut mantel lusuh semata kaki'nya.
Perjuangan'nya memerdekakan tanah ini,
meski digerogoti penyakit yang meyiksa..
dikalahkan oleh nafsu serakah anak cucunya.

20032011, 12.12

H -4

Pernahkah kau merasakan duka hingga ke ujung perihnya..?
sampai-sampai kau merasa bahwa Dia telah meninggalkan-mu,
menistakan-mu, membalas semua keangkuhan hati dan ragawi-mu,
tak mendengarkan permohonan ampun-mu,
membiarkan-mu terlunta-lunta, ditertawakan iblis durjana,
seolah-olah dalam hidup kau hanya berbuat maksiat dan dosa.
Pernahkah..??
ceritakanlah kepadaku.. akan kudengarkan dengan seksama.
kan kupetik semua hikmah, dari kubangan lumpur busuk sekalipun.
agar aku bisa bersujud dan menyembah-Nya,
dengan sebaik-baik hati dan do'a. 
*************** 
Ternyata aku tak bisa men'diam'kannya..
Ruang sepi'ku bergetar mendengar kesahnya,
atau mungkin aku salah duga..??
entahlah..
***************
Kamu takkan pernah peduli,
sederas apapun kau 'kuhampiri.
mengingatmu,.
gerimis di dua jendela hati.

20032011, 12.23

Sabtu, 19 Maret 2011

Dendam

Kata-kataku memang takkan pernah bisa membunuhmu
merobek-robek perut buncit ke-bangga-an-mu.
yang lebih maju kedepan dibanding isi dalam kepalamu.
namun ingat,.
kau takkan pernah bisa selamat dari mereka..
jeritan parau yang menggetarkan petala langit,
menangis dalam ke-papa-an..
meringkuk karena kelaparan.
sumpah mereka lebih runcing dari titanium katar,
bahkan lebih tajam dari pedang damaskus sekalipun.
dan hukum Tuhan pasti berjaya,
kau akan kalah,.
kau pasti akan kalah,. dan terhina.

19032011, 18.50

Bising

saat sebagian orang berkata-kata,
sebagian yang lain sibuk menggenggamnya.
dengan apakah mereka berkata-kata?!
dan dengan apa pula mereka menggenggamnya?!

saat sebagian orang memberi,
sebagian yang lain sibuk menerima.
dengan apakah mereka memberi?!
dan dengan apa pula mereka menerima?!

yang terlintas.. hanyalah kebisingan,
memekakkan telinga.

19032011, 12.25.

H -5

Menepilah...
kau takkan sanggup menanggung beban ini.
mendapati kelam, mengutuki keadaan..
menggigil dalam gemeletuk dendam.

Kau takkan sendiri,
meski dibungkam senyap,.
ditelanjangi sunyi.
Menepilah,. 
********************
Teruntuk 'kamu'.. yang tak pernah peduli;
Izinkanlah kurangkai sebaris kata,
saat kurengkuh luka, dalam sejumput cerita.
Aku... Rindu.


19032011, 01.55

Jumat, 18 Maret 2011

H -6

Siapakah engkau jika aku tak ada?
akankah kau bertahta jika tak aku puja?
Ambigu,
disaat wajahmu menjelma menjadi harapan surga,
dibelahan lain,
kau adalah neraka dengan sejuta lara.

Pesonamu menghujamkan perih ke titik yang paling menyakitkan,
tempat berseterunya angan,. dan kenyataan.
kau semakin menggila saat ku diam,
membunuh akal yang paling aku banggakan.
===============
 Sepi,.
kepadamu lah kini kutambatkan hati..
untuk masa,. yang aku sudah tak peduli.
ku yakin kau takkan pernah berpaling
sesering apapun kau ku khianati.

temanilah aku menunggu'nya'..
sejenak, ataupun selamanya.
dan jika sudah datang ketetapan,
akan kulepas engkau pergi.
untuk kita bisa berjumpa lagi,.
nanti.

18032011, 2.23

"...Kau tak akan mengerti bagaimana lukaku,
karena cinta tlah sembunyikan pisaunya.."
[WS RENDRA]
 

Kamis, 17 Maret 2011

H -7

Sejenak, ingin kulantunkan lagi namamu..
dalam dzikir hati, disepertiga akhir malam..
bukan untuk memuliakan derajatmu,.
karena kau takkan pernah sebanding dengan-Nya.
hanya sekedar ingin memanjatkan do'a,
untuk meyakinkan DIA..
bahwa hingga saat ini,
namamu masih bertahta menguasai rasa.

Sirnalah pedih..!!
karena munajatku, hanya ingin ia bahagia..
kan kurelakan sepi demi untuk senyumnya.
dan kupasrahkan bahagia hanya untuk tawanya.
kau terlalu berarti..
bahkan untuk seribu duri,
yang pernah kau tusukkan ke ulu hati.

17032011, 01.28

"Aku ingin takluk dalam kesendirian.. sejenak saja.
Menunggu datangnya perjumpaan, saat rinduku berlabuh.. tanpa gaduh."
[Moammar Emka - Cinta Itu, Kamu]

Rabu, 16 Maret 2011

H -8

Sesaat kau hadir, ketika ruang itu telah terisi..
memberi warna lain dalam hidup,.
mengacaukan susunan yang telah tertata,
membiaskan pemahaman akan rasa,
tanpa bisa aku sangkal,
tanpa bisa aku cegah.

Aku takkan pernah menyalahkanmu,
sebagai penyebab lara..
kenyataan yang berakhir duka..
Berbeda dengan "dia".

Jauh sebelum kurangkai kata-kata ini,
Tuhan telah menuliskannya dengan sempurna.
sebagaimana Dia menggariskan jalan hidup atas kita..
Tentang suka, duka, tangis, dan tawa.

Cinta, bukan hanya sekedar rasa..
karena kita takkan pernah sampai kepada pemahamannya.
Cinta, adalah kesediaan hati..
untuk bahagia, menderita, memberi,
menerima, melepaskan, merelakan..
16032011, 04.10.

Selasa, 15 Maret 2011

H -9

"Nyanyian petang, untuk jiwa yang menengadahkan harapan..
Singgahlah sejenak digubuk-ku,
temanilah perjalanan hari yang singkat,
tuk sekedar berbagi cerita, duka, airmata dan tawa.

Kelak semua ini akan berakhir..
yakinilah bahwa kita takkan pernah tau,
apa yang akan terjadi nanti..
karena kita bukanlah penentu.
kita hanyalah roda-roda yang mengangkut beban hidup..
dengan segala rintang dalam perjalanannya.

Aku butuh engkau 'tuk mengingatkanku..
dan kaupun butuh aku 'tuk mengingatkanmu.
tentang siapa kita..
dan jalan pulang ke tempat asal kita.."

15032011, 16.38.

Senin, 14 Maret 2011

H -10

Tinggalkanlah sedikit untukku rasa itu,
agar terurai senyum dalam setitik harap..
sungguh, akan kubiarkan mereka bahagia
diatas segala kesombongannya.

Minggu, 13 Maret 2011

H -11

Seperti membangun istana pasir,
Hancur disaat ombak datang ketepian.
Dan disaat ombak surut,
Kubangun lagi istana pasir yang lebih indah dari sebelumnya..
Ditopang oleh pilar-pilar penyangga harapan.
Dihiasi pernak-pernik angan tentang masa depan.
Kemudian ombak itu pun datang lagi,
Jauh lebih besar dari sebelumnya.
Menghancurkan setiap sudut dan lekuk,
Yang kubangun dengan penuh harap dan kesungguhan.
Meninggalkan jejak-jejak luka,
Lalu menyeretnya hingga ribuan mil,
Tak terjangkau oleh rasa dan pandangan mata, perih.. tak terkira.

Aku tak ingin mendekam perih itu terlalu lama,
Namun apakah ia akan sirna jika kubangun lagi istana pasir yang sama..??
Atau mungkin hanya akan menambah kehancuran,
Yang menyeret luka semakin dalam ke palung jiwa.

Rabb, ampunilah..
Ditengah semua kesombongan²ku, aku bukanlah apa²..
Aku hanyalah makhluk kerdil,
Yang rindu akan penghambaan mendekati sempurna.
Menghela nafas panjang mengingat dosa,
Yang menitikkan airmata berjuta harap,
Akan Rahman-Mu, akan Rohim-Mu.

Aku tau akan diamku,
Seperti Engkau tau akan "Diam"-Mu.
Engkau pun tau akan diamku,
Tak seperti ku yang tak mengerti akan "Diam"-Mu.

13032011, 02.18.

Sabtu, 12 Maret 2011

H -12

Dalam diam, aku menunggu..
Setetes embun, secercah harap..
yang kan menghias esok pagi dengan senyuman.

Aku tahu akan diamku,
seperti Kau tahu akan "Diam"-Mu
dan Kau pun tahu akan diam-ku
tak sepertiku yang tak mengerti akan "Diam"-Mu.

Jika semua ini jalan untukku, lapangkanlah...
biarkanlah kumbang itu terbang lepas di padang ilalang,
mencari kuncup bunga tuk disinggahi.
dan bukan hanya untuk sementara,
tapi untuk selamanya.
dan jangan biarkan rasa itu mati..
aku mohon,.

12102011, 20.00

H -13

Entah harus darimana aku memulai untaian kata² yang akan kurangkai menjadi sebuah kalimat, yang terasa begitu pelik dan berputar-putar dalam setiap rongga yang ada di kepala. Semua ini terjadi begitu cepat, namun sayang'y tak secepat itu pula aku bisa memahami apa yg sebenarnya terjadi. Terlalu banyak pertanyaan², terlalu banyak hal² yang tidak bisa aku mengerti.. Dan dalam ketidak mengertian ku akan semua yang terjadi, ku coba berusaha untuk pasrah dan ikhlas, namun ternyata itupun tak semudah yang kusangka dan kukira.. Semakin keras aku berusaha untuk pasrah dan ikhlas, semakin kuat pula perasaan itu muncul.. Menepikan airmata yang menetes dalam setiap harap dan do'a.

Rabb, aku hanya ingin menjadi lebih baik, dengan pemikiran, sikap dan perbuatan.. Menjadi lebih matang di usiaku yang semakin senja, dengan mengikuti semua tuntunan-Mu, mengikuti sunnah kekasih-Mu, yang juga kekasihku, meski terkadang sikap dan perbuatanku tak sempurna mencerminkan itu. Membahagiakan ibuku, matahati ku, melihat senyuman bahagia yang terpancar diwajahnya, kala ia berhasil menunaikan tugasnya sebagai orangtua. Apakah keinginanku terlalu berlebihan Rabb? atau apakah aku memang tak pantas untuk mendapatkan itu semua? menjalani sisa hidup dengan orang yang aku sayangi, aku cintai.. Menundukan pandangan, menyempurnakan separuh agama? apakah semua itu terlalu berlebihan dan tidak pantas untukku?
Engkau Maha Berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin untuk-Mu.. Semuanya mudah, karena Engkau Sang Pencipta, Segala Maha.

Rabb, jika jalan yang akan kuambil ini merupakan Kehendak-Mu atasku, maka ampunilah dosaku dan dosa² kedua orangtuaku. Engkau yang menciptakan hati yang bersemayam di dadaku, dan Engkau pun tahu bahwasanya dihati ini akan hanya ada, Engkau.. Allah Tuhanku, Muhammad SAW kekasih-Mu, kedua orangtuaku, dan wanita yang aku cintai dan aku sayangi.

11032011, 21.00

Kamis, 10 Maret 2011

Sepi

Selamat tinggal rasa, selamat datang sepi..
berat rasanya meninggalkan kalian, orang² tersayang.
menjalani hari sendiri, meniti perih ditengah detak waktu yg terus bergulir..
menatap kenyataan, yang tak jua kunjung memalingkan beban.
Surga untuk ibuku, Bahagia untuk kamu..
harus kubayar dengan harga yang mahal, 
penantian panjang dalam kesendirian,
melewati lorong² sempit, sesak,
menghimpit ruang antara keyakinan dan penyangkalan,
tak pernah bertepi, tak pernah berujung..
dan mungkin hanya akan berakhir dalam ruang gelap tanpa suara.

Rabu, 09 Maret 2011

Selamat Tinggal, Jingga..

Selamat Tinggal Jingga,
Bias angan yang kau hadirkan
mereguk dahaga akan kenangan.

Luka, cinta, airmata dan bahagia..
Biarlah menjadi warna dalam kehidupan
yang 'kan menempamu menjadi mutiara
yang paling berkilau di dasar lautan.

Aku pergi dari hidupmu,
bukan untuk menjauh dari hatimu.