Kamis, 13 Desember 2012

Trik Trik Politrik

Dibelai disayang-sayang 
Ditimang lalu ditendang 
Disanjung-sanjung dielukan 
Diangkat lalu dibantingkan 

Ap(d)a yang bisa diharapkan? 

D Dari rakyat 
O Oleh rakyat 
K Kepada rakyat 
U Untuk rakyat 

Doku bahasa premannya uang 
Uang dipremanisasi ujungnya bisa diterka 
Preman cere bawa belati 
Preman kakap bawa mersi 

"Kopi satu, gorengan 3, rokok sebungkus, semuanya jadi berapa, pak..?" 

Terminal Baranangsiang, selepas hujan.

Pamanceg

Bermainlah sepuasmu, nak.. 
Sebelum ku antar kau ke depan pintu gerbang madrasah. 
Jangan takut, nak.. 
Rizki ada dan terasa, disetiap nafas yg kau hela 
Rizki ada dan terasa , seluas matamu memandang 
Rizki ada dan terasa, disetiap langkah yang kau ayun 
Rizki ada dan terasa, ketika kau bersujud mensyukurinya. 

Rizki bukan dari sehelai kertas berisi angka-angka 
Ia tak perlu bertanya harus datang kepada siapa 
Ia hanya perlu patuh terhadap kehendak-Nya 
Maaf.. jika tak kuperlakukan kau sama seperti mereka. 

Yakini bahwa tak ada satupun yang luput dari pengamatan Allah tuhan kita, meski hanya sehelai daun yang gugur dari cabang 
Maka takutlah akan hasad dan zhalim'nya pemikiran.. 
Allah menjadikan ilmu sebagai penguat Iman, 
Namun tidaklah semua dapat kau genggam, hanya sebagian kecil, setetes air di lautan. 
Peganglah apa yang kau ketahui, berlepaslah dari apa yg tidak kau ketahui. 
Kepintaranmu bukan dari setiap jawaban yang kau berikan, tapi ketika kau tau kapan harus bicara dan kapan harus diam. 

Bermainlah sepuasmu, nak.. 
Sebelum waktu shalat tiba. 


======= 
Inspired by Drs. H. Hasanul Arifin Attha, MM. 
Terima kasih pak.. Allahumaghfirlahu warhamhu wa'aafihi wa'fuanhu..

Muhammad Fahim Azka


Terpasung digegas lingkar berbanjar angka

Urung bicara ambigu menjegal luap kata
Kala ketiadaan melempar sauh
Ia tertambat direlung peka, ruang tanpa tepi
Merantai ribuan putaran melingkar
Menyandera angan di kesepian paling dalam
Lalu..
Kusematkan namamu dalam setiap bait lantun do'a
Diacap tengadah tangan terpinta
Semoga ada lembar perjalanan tertulis
Sebagai jiwa penopang jiwa