Di Maqamat al-Hubb..
kulantunkan senandung do'a
dipersimpangan harap dan putus asa..
ditengah letih dan airmata.
Menguak Tirai hati yang kian pekat
diselimuti gemerlap wangi dunia.
**
Duhai Kekasih..
yang kan menghiasi hati dengan senyuman..
Aku takkan membisikkan kata-kata pemikat hati kepadamu,
kata-kata yang hanya kan membuat kita terbuai tak berarti..
kosong tanpa isi..
lalu hilang tanpa makna.
aku hanya ingin membisikkan sebaris kata istighfar..
agar kita senantiasa ingat kepada-Nya
lalu terlelap dengan airmata yg masih membasah
setelah lelah memohon ampun dosa.
**
Duhai Kekasih.. yang kan menghiasi hati dengan senyuman..
Aku takkan membawakanmu bukit harta,
mahkota emas bertahta intan permata..
perhiasan dunia yang menyilaukan mata.
aku hanya akan mengajakmu melewati teriknya siang dengan ikhtiar dan do'a,
dinginnya malam dengan lantunan dzikir dan cinta.
untuk menegakkan kalimah²Nya,
agar bisa bertahan dari Mahsyar yang mencekam.
**
Duhai Kekasih.. yang kan menghiasi hati dengan senyuman..
aku takkan menjanjikanmu kemewahan dunia,
makanan-makanan lezat penggugah selera,
yang membuat kita malas menyegerakan panggilan-nya.
aku hanya bisa menghidangkanmu segelas susu dan sepotong roti,
atau sepiring nasi dengan lauk pauk seadanya.
yang kan kita nikmati berdua saat berbuka,
setelah seharian letih berpuasa.
Nafsu akan menjadi indah jika kita bisa menguasainya.
jika dunia ini fana,
aku hanya tak ingin kita terlena karenanya
dan jika dunia ini sementara,
aku hanya tak ingin kita menjadi lupa..
jalan pulang ke tempat kembali kita.
**
Duhai Kekasih.. yang kan kutitipkan benih cinta dihatinya..
aku tahu semua ini akan sulit,
aku hanya ingin engkau bersabar,
dan selalu ikhlas dengan ketentuan²-Nya.
mendayung bahtera kecil di tengah luasnya samudera..
dengan ribuan kapal pesiar mewah,
yang menawarkan kehidupan dengan segala pernak-perniknya.
**
Duhai Kekasih.. yang kan kutitipkan benih cinta dihatinya..
Kuatkanlah Hatimu.
8.01, 18112010.kulantunkan senandung do'a
dipersimpangan harap dan putus asa..
ditengah letih dan airmata.
Menguak Tirai hati yang kian pekat
diselimuti gemerlap wangi dunia.
**
Duhai Kekasih..
yang kan menghiasi hati dengan senyuman..
Aku takkan membisikkan kata-kata pemikat hati kepadamu,
kata-kata yang hanya kan membuat kita terbuai tak berarti..
kosong tanpa isi..
lalu hilang tanpa makna.
aku hanya ingin membisikkan sebaris kata istighfar..
agar kita senantiasa ingat kepada-Nya
lalu terlelap dengan airmata yg masih membasah
setelah lelah memohon ampun dosa.
**
Duhai Kekasih.. yang kan menghiasi hati dengan senyuman..
Aku takkan membawakanmu bukit harta,
mahkota emas bertahta intan permata..
perhiasan dunia yang menyilaukan mata.
aku hanya akan mengajakmu melewati teriknya siang dengan ikhtiar dan do'a,
dinginnya malam dengan lantunan dzikir dan cinta.
untuk menegakkan kalimah²Nya,
agar bisa bertahan dari Mahsyar yang mencekam.
**
Duhai Kekasih.. yang kan menghiasi hati dengan senyuman..
aku takkan menjanjikanmu kemewahan dunia,
makanan-makanan lezat penggugah selera,
yang membuat kita malas menyegerakan panggilan-nya.
aku hanya bisa menghidangkanmu segelas susu dan sepotong roti,
atau sepiring nasi dengan lauk pauk seadanya.
yang kan kita nikmati berdua saat berbuka,
setelah seharian letih berpuasa.
**
Duhai Kekasih.. yang kan kutitipkan benih cinta dihatinya..Nafsu akan menjadi indah jika kita bisa menguasainya.
jika dunia ini fana,
aku hanya tak ingin kita terlena karenanya
dan jika dunia ini sementara,
aku hanya tak ingin kita menjadi lupa..
jalan pulang ke tempat kembali kita.
**
Duhai Kekasih.. yang kan kutitipkan benih cinta dihatinya..
aku tahu semua ini akan sulit,
aku hanya ingin engkau bersabar,
dan selalu ikhlas dengan ketentuan²-Nya.
mendayung bahtera kecil di tengah luasnya samudera..
dengan ribuan kapal pesiar mewah,
yang menawarkan kehidupan dengan segala pernak-perniknya.
**
Duhai Kekasih.. yang kan kutitipkan benih cinta dihatinya..
Kuatkanlah Hatimu.
Blogged with the Flock Browser
Tidak ada komentar:
Posting Komentar